Hello Im Rino Ananda, you can call me RINO or BADAK this year my age was 16 years old hahaha Am a first child of two brothers, I generated from a mother who named IDA Damayanti and a father who named DEFRI haha my school in 6VHS GDI (Graphic Design International) hehe, on this year I entered the new class but still the same people like me haha class 10 class XI Multimedia 2, this class is very exciting especially if there are not teachers but that's what makes the class XI Multimedia 2 more exciting and compact haha, okay that's all haha thanks for your attention:)))

Monday, December 20, 2010

Pilih DSLR atau Kamera Kompak?

Apa yang anda gunakan untuk memotret? Kebanyakan orang pasti menjawab “kamera pocket”. Kamera pocket memang enak untuk ditenteng kemana-mana karena bentuknya yang mungil, ringkas, simple, dan praktis. Kamera saku, kompak, pocket, point and shoot, atau apapun sebutannya, lebih populer dibanding dengan kamera jenis lainnya karena sifat nya yang praktis.

Diawal kemunculan kamera DSLR pada tahun 2003, kamera DSLR ini sudah bukan lagi milik fotografer pro saja tetapi fotografer amatir pun sudah bisa memiliki kamera DSLR ini. Memang waktu itu kamera DSLR dijual satu set dengan lensa dibandrol Rp 10 jutaan. Beberapa tahun kemudian tepatnya tahun 2005muncul kelas entry level dengan keluarnya Nikon D50 dan Canon EOS 350D yang waktu itu dibandrol sekitar Rp 9,5 jutaan satu set nya. Namun kini harga sebuah kamera DSLR untuk pemula sudah menurun. Bayangkan, dengan uang Rp 5 juta saja anda bisa memperoleh kamera DSLR keluaran terbaru beserta lensanya.



Canon EOS 350D



Nikon D50

Apa sih bedanya kamera DSLR dengan kamera kompak atau saku? Jawabannya adalah “banyak”. Namun untuk kualitas dan fleksibilitas tentu DSLR memiliki banyak kelebihan. Banyak orang bilang untuk memilih kamera megapixel-lah patokannya, anggapan itu memang ada benar dan ada salah nya juga. Megapixel memang menentukan ketajaman dan ukuran foto yang dihasilkan. Namun megapixel antara kamera kompak dan DSLR berbeda.

Kamera DSLR

Kamera Kompak

Seringkali resolusi 10 megapixel pada kamera kompak belum tentu lebih bagus dari pada resolusi 6 atau 8 pada kamera DSLR. Ini dikarenakan ukuran sensor kamera kompak lebih kecil dari pada ukuran sensor kamera DSLR. Maklum saja karena kamera kompak ukurannya lebih kecil dari kamera DSLR.

Memang, pada akhrirnya memilih kamera disesuaikan dengan kebutuhan. Jika ingin ringkas danmudah dibawa kemana-mana pilihan kamera kompak tentusaja sangat-lah pas. Namun jika anda ingin memiliki kamera tidak hanya sekedar berfungsi sebagai alat dokumentasi maka pilihan yang tepat tentu adalah menggunakan kamera DSLR.

No comments:

Post a Comment